Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merealisasikan program pemberdayaan untuk kalangan tunanetra. Kegiatan tersebut berupa pelatihan menggunakan telepon selular (ponsel) berbasis android.

“Program yang diikuti ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dari kalangan santri tunanetra,” ujar Kepala Divisi Pendistribusian BAZNAS, Efri Syamsul Bahri di Yayasan Peduli Kesejahteraan Tunanetra, Jl Sultan Ageng Tirtayasa Kunciran, Kota Tangerang, Provinsi Banten.

Menurut Efri, training ini digelar selama sepekan dari pagi hingga sore hari. “Ini merupakan angkatan kedua yang diselenggarakan pihak yayasan dan BAZNAS. Angkatan pertama sudah banyak yang berhasil dan membuka cabang kegiatan di berbagai tempat di kawasan Jabodetabek,” ucap dia.

Efri menjelaskan, android memiliki multifungsi sehingga bisa dimanfaatkan untuk belajar mengaji dan menghapalkan Al-Quran. “Mereka bisa memobilisasi kegiatan melalui aplikasi Go-Jek, jual pulsa dan membuka usaha Go-Massage sebagai mata pencarian khusus tunanetra,” kata dia.

Di tempat yang sama, Ketua Yayasan Peduli Kesejahteraan Tunanetra, Muhammad Panggeng, menyampaikan terima kasih pada BAZNAS atas bantuan tersebut. “Alhamdulillah, terima kasih BAZNAS. Dengan adanya HP android khusus tunanetra, dapat menambah ilmu dan wawasan serta keterampilan hidup para santri kami. Ini sangat membantu mereka mengembangkan usaha, mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ucap dia.

Sementara itu, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS-TNI, menyalurkan bantuan untuk mustahik yang berasal dari keluarga veteran. Hal itu terungkap saat Pusat Pembinaan Mental (Bintal) TNI menggelar “Ceramah Safari Bintal TNI dan Penyaluran Zakat Profesi”, di Balai Pertemuan Hasanuddin (BPH) Makodam, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (14/3).

Penyaluran zakat profesi diberikan kepada 100 orang mustahik yang terdiri atas anak-anak yatim, janda Warakawuri dan dari kalangan veteran. Mereka merupakan mustahik dan asnaf zakat dari wilayah Makassar,” ujar Kabagbintalpsi Pusbintal TNI Kolonel Caj TNI Drs. HM. Yahdi, M.Ag, dalam acara bertema “Membangun Mental Prajurit TNI Tangguh Guna Mendukung Keberhasilan Tugas Pokok TNI” itu.

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan prajurit beserta keluarganya, masing-masing dari personel Makodam XIV/Hsn, Lantamal VI/Makassar dan Lanud Hasanuddin. “Ini untuk meningkatkan dan memantapkan jiwa keprajuritan sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI. Melalui pembinaan rohani, ideologi, tradisi kejuangan ini kita berharap agar prajurit memantapkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga berhasil dan berdaya guna dalam menjalankan tugas pokok TNI,” kata Kol. Yahdi.

Hadir pada acara tersebut, Staf Ahli Bidang Manajemen Sishanneg Kolonel Arh TNI Imade Sudiana mewakili Pangdam XIV/Hasanuddin, Kabintaldam, para kabalakdam, komandan satuan di lingkup TNI AD, TNI AL dan TNI AU di wilayah Makassar. (*)

TENTANG BAZNAS
Adalah badan pengelola zakat yang dibentuk pemerintah melalui Keputusan Presiden (Keppres) No. 8/2001. BAZNAS bertugas menghimpun dan menyalurkan dana zakat infak, sedekah (ZIS) dan dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) pada tingkat nasional. Kelahiran UU No. 23/2011 tentang Pengelolaan Zakat, mengukuhkan peran BAZNAS sebagai lembaga yang berwenang melakukan pengelolaan zakat nasional. BAZNAS sudah berdiri di 509 daerah (tingkat provinsi dan kabupaten/kota).

Share this post