...

LSP BAZNAS Hadiri Pertemuan Koordinasi Penyusunan Skema Sertifikasi Bidang Penanggulangan Bencana dan Kemanusiaan

Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BAZNAS menghadiri Pertemuan Koordinasi Lintas Lembaga Bidang Penanggulangan Bencana yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada Jumat, 9 Januari 2026, bertempat di Kantor BNSP, Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut pembahasan penguatan skema sertifikasi kompetensi nasional di bidang kebencanaan dan kemanusiaan.
 

Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari BASARNAS, BNPB, BAZNAS, PMI, serta pemangku kepentingan terkait lainnya. Forum ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antar lembaga untuk menyiapkan sumber daya manusia kebencanaan yang kompeten, profesional, dan tersertifikasi sesuai standar nasional.
 

Dalam pertemuan ini, para peserta membahas rencana pengembangan skema sertifikasi bersama bidang penanggulangan bencana dan kemanusiaan. Skema ini dirancang sebagai acuan nasional dalam meningkatkan kualitas kompetensi para pelaku kebencanaan, baik dari unsur pemerintah, lembaga kemanusiaan, maupun relawan profesional. Pengembangan skema bersama ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan lapangan yang semakin kompleks, seiring meningkatnya risiko bencana dan tantangan kemanusiaan di Indonesia.
 

Salah satu poin penting yang dibahas adalah pendekatan penanggulangan bencana berbasis teknologi. Pemanfaatan teknologi dinilai menjadi kunci dalam mendukung proses mitigasi, kesiapsiagaan, respons darurat, hingga pemulihan pascabencana secara lebih cepat, tepat, dan terukur.

 

Pendekatan ini direncanakan akan menjadi bagian integral dalam standar kompetensi yang disusun, sehingga SDM kebencanaan memiliki kemampuan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan sistem informasi kebencanaan.
 

Selain bencana alam, pertemuan ini juga membuka ruang pembahasan terhadap isu-isu kemanusiaan non-alam, termasuk penanggulangan bencana akibat konflik, perang, serta penanganan korban pelanggaran hak asasi manusia. Cakupan ini menunjukkan komitmen bersama untuk menghadirkan standar kompetensi yang relevan dengan tantangan kemanusiaan global dan regional.
 

Sebagai tindak lanjut, para pihak sepakat untuk melanjutkan pembahasan penyusunan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Penanggulangan Bencana dan Kemanusiaan. Penyusunan SKKNI ini akan melibatkan BASARNAS, BNPB, BAZNAS, dan PMI, serta akan digawangi oleh Dr. M. Nur Hayyid.

SKKNI tersebut diharapkan menjadi fondasi utama dalam pengembangan skema sertifikasi nasional yang kredibel, terintegrasi, dan diakui lintas sektor.
 

Dalam forum ini juga disampaikan rencana Program Pengembangan Skema Sertifikasi Kompetensi (PSKK) dari BNSP yang akan diberikan kepada empat LSP, yaitu LSP BASARNAS, LSP BAZNAS, LSP BNPB, dan LSP PMI. Program ini ditujukan untuk mempercepat penguatan dan implementasi skema sertifikasi di bidang penanggulangan bencana.
 

Partisipasi LSP BAZNAS dalam pertemuan ini menegaskan komitmen untuk terus berperan aktif dalam penguatan ekosistem sertifikasi kompetensi nasional, khususnya pada sektor kebencanaan dan kemanusiaan. LSP BAZNAS siap berkolaborasi dalam penyusunan standar, skema, serta implementasi sertifikasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada perlindungan masyarakat.

Call to Action

Ikuti perkembangan terbaru penyusunan skema dan sertifikasi bidang kebencanaan melalui website resmi LSP BAZNAS, dan jadilah bagian dari upaya penguatan SDM kebencanaan Indonesia yang kompeten dan berstandar nasional.

Berita Terkait