...

LSP BAZNAS dan LSP Muhammadiyah Perkuat Kolaborasi Sertifikasi Amil Zakat Nasional

Jakarta, 19 Januari 2026 — Lembaga Sertifikasi Profesi BAZNAS (LSP BAZNAS) melaksanakan audiensi strategis bersama LSP Muhammadiyah pada Senin, 19 Januari 2026. Pertemuan ini berlangsung di Gedung BAZNAS Pusat, Jakarta, sebagai bagian dari upaya penguatan sistem sertifikasi amil zakat di Indonesia. Audiensi ini difokuskan pada penyelarasan regulasi serta pengembangan skema pelatihan dan sertifikasi agar semakin transparan, terukur, dan didukung oleh birokrasi yang efektif. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi sekaligus akuntabilitas proses sertifikasi yang selama ini telah berjalan.


Melalui penguatan sistem sertifikasi profesi, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk memastikan pengelolaan dana umat dilakukan secara profesional, amanah, dan berintegritas. Sistem sertifikasi yang kuat diyakini mampu mendorong peningkatan kualitas SDM pengelola zakat, sekaligus mempercepat penyaluran manfaat zakat kepada masyarakat yang membutuhkan. Kolaborasi antar lembaga sertifikasi ini menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem zakat nasional yang kredibel, berdaya saing, dan selaras dengan standar kompetensi nasional.


Audiensi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pejabat strategis dari BAZNAS RI dan LSP BAZNAS, antara lain:

  1. KH. Achmad Sudrajat, Lc., MA., CFRM, Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional BAZNAS RI
  2. Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI
  3. Dr. H. Muhammad Choirin, Lc., MA, Kepala LSP BAZNAS
  4. Sarniti, SH., MH, Kepala PUSDIKLAT BAZNAS
  5. Beserta jajaran pengurus LSP BAZNAS

Sementara dari LSP Muhammadiyah, hadir:

  1. Dr. Filosa Gita Sukmono, MA, Direktur LSP Muhammadiyah
  2. Lukito Dwi Yuono, ST., MT, Ketua Komite Skema
  3. Rusdianto, SE., M.Sc, Manajer Administrasi dan Keuangan
  4. Dr. Jarot Wahyudi, SH., MA, Manajer Sertifikasi dan TUK

Audiensi antara LSP BAZNAS dan LSP Muhammadiyah ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi kelembagaan, khususnya dalam peningkatan kualitas dan kredibilitas sertifikasi amil zakat di Indonesia. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan SDM amil yang kompeten, profesional, dan siap menjawab tantangan pengelolaan zakat yang semakin kompleks.
 

Dengan kolaborasi yang solid, lembaga zakat di Indonesia diharapkan semakin kuat dalam menjalankan perannya sebagai instrumen kesejahteraan umat dan pembangunan bangsa.

Berita Terkait