...

LSP BAZNAS Gelar Kajian Ramadhan dan Bimtek Penyusunan Materi Uji Kompetensi bagi Asesor

Pada Senin, 9 Maret 2026, LSP BAZNAS menginisiasi penyelenggaraan Kajian Ramadhan Asesor LSP BAZNAS yang dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis Penyusunan Materi Uji Kompetensi (MUK) Tahun 2026 / 1447 H. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan menjadi momentum penting bagi para asesor untuk terus meningkatkan kapasitas serta profesionalisme dalam menjalankan tugas sertifikasi kompetensi.
 

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang pembelajaran, tetapi juga menjadi wadah refleksi bagi para asesor dalam menjaga kualitas proses asesmen agar tetap sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
 

Acara ini dihadiri oleh K.H. Achmad Sudrajat, Lc., M.A., CFRM. selaku Pimpinan BAZNAS Bidang Koordinasi Zakat Nasional, Dr. Ir. Djayadi selaku Master Asesor Penguji BNSP, serta Dr. H. Muhammad Choirin, Lc., MA selaku Kepala LSP BAZNAS. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh 71 asesor LSP BAZNAS dari berbagai daerah di Indonesia yang memiliki komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas asesmen dan memperkuat peran strategis sertifikasi dalam penguatan profesionalisme pengelola zakat.
 

Di tengah perkembangan dunia sertifikasi yang semakin dinamis, peningkatan kompetensi asesor menjadi kebutuhan yang sangat penting. Pembaruan pengetahuan, metode asesmen, serta pemahaman terhadap perkembangan terbaru di bidang sertifikasi diperlukan agar proses uji kompetensi berjalan objektif, kredibel, dan sesuai dengan standar nasional.
 

Melalui kegiatan ini, para asesor juga mendapatkan penguatan dalam penyusunan Materi Uji Kompetensi (MUK) sebagai salah satu instrumen penting dalam proses sertifikasi. Dengan materi uji yang berkualitas, proses asesmen dapat berjalan lebih terstruktur dan mampu mengukur kompetensi peserta secara tepat.
 

Selain sebagai forum peningkatan kapasitas, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi di bulan Ramadhan yang mempererat ukhuwah di antara para asesor LSP BAZNAS yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Momentum Ramadhan dimanfaatkan untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat semangat kolaborasi, serta memperluas jaringan profesional dalam ekosistem sertifikasi pengelola zakat nasional.
 

Melalui kegiatan Kajian Ramadhan ini, LSP BAZNAS menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas asesor serta memperkuat sistem sertifikasi kompetensi pengelola zakat di Indonesia sebagai bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berdampak bagi masyarakat.

Berita Terkait