...

LSP BAZNAS Resmi Luncurkan Beasiswa Sertifikasi Amil Zakat Se-Indonesia Angkatan I

Jakarta, 10 Juni 2026 — Lembaga Sertifikasi Profesi Badan Amil Zakat Nasional (LSP BAZNAS) secara resmi meluncurkan Program Beasiswa Sertifikasi Amil Zakat Se-Indonesia Angkatan I melalui webinar nasional yang diselenggarakan secara daring pada Rabu, 10 Juni 2026.

Program ini menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kompetensi dan profesionalisme amil zakat di Indonesia. Peluncuran program mendapat sambutan yang sangat positif dengan diikuti oleh lebih dari 160 peserta yang berasal dari BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota, Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta berbagai lembaga pengelola zakat dari seluruh Indonesia.
 

Tingginya partisipasi peserta menunjukkan semakin besarnya kebutuhan akan penguatan kompetensi sumber daya manusia di bidang pengelolaan zakat, seiring dengan perkembangan sektor perzakatan yang terus mengalami transformasi dan peningkatan tuntutan profesionalisme.
 

Webinar peluncuran program ini dihadiri oleh Wakil Ketua BAZNAS RI sekaligus Dewan Pengarah LSP BAZNAS, Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si., yang memberikan arahan mengenai pentingnya peningkatan kapasitas SDM sebagai fondasi penguatan tata kelola zakat nasional.
 

Turut hadir Kepala LSP BAZNAS, Dr. H. Muhammad Choirin, Lc., M.A., beserta jajaran pengurus dan tim manajemen LSP BAZNAS yang memaparkan tujuan, mekanisme pelaksanaan, serta manfaat Program Beasiswa Sertifikasi Amil Zakat bagi para peserta.

 

Program ini merupakan bentuk nyata komitmen LSP BAZNAS dalam memperluas akses sertifikasi kompetensi bagi amil zakat di seluruh Indonesia, terutama bagi daerah yang masih membutuhkan dukungan dalam pengembangan kapasitas SDM pengelola zakat.
 

Melalui program beasiswa ini, peserta memperoleh kesempatan untuk mengikuti proses sertifikasi kompetensi berbasis standar nasional yang diakui oleh negara. Sertifikasi tersebut menjadi instrumen penting dalam memastikan amil zakat memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan lembaga pengelola zakat saat ini.

Dengan kompetensi yang terstandar, amil diharapkan mampu menjalankan tugas secara lebih profesional, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan terbaik kepada masyarakat.
 

Program ini juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pengelolaan zakat yang lebih kuat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang menjadi garda terdepan pelayanan zakat.
 

LSP BAZNAS berharap para peserta yang nantinya dinyatakan Kompeten dapat menjadi motor penggerak peningkatan kualitas layanan di lembaga zakat masing-masing. Selain itu, keberadaan amil yang tersertifikasi diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik serta mendukung optimalisasi penghimpunan dan pendayagunaan zakat di Indonesia.

Program Beasiswa Sertifikasi Amil Zakat Se-Indonesia ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem SDM amil yang unggul, profesional, dan tersertifikasi secara nasional.
 

Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, LSP BAZNAS berencana menghadirkan program beasiswa sertifikasi secara berkelanjutan setiap tahun agar semakin banyak amil zakat di seluruh Indonesia memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya.

Berita Terkait