...

Beasiswa Sertifikasi Amil Zakat LSP BAZNAS Resmi Digelar di Provinsi Bali

Bali, 19 Agustus 2026 - Lembaga Sertifikasi Profesi Badan Amil Zakat Nasional (LSP BAZNAS) kembali menyelenggarakan Program Beasiswa Sertifikasi Amil Zakat melalui Skema Kualifikasi 3 Bidang Pengelolaan Zakat di Hotel Santika Kuta, Bali. Kegiatan ini diikuti oleh 25 amil yang berasal dari BAZNAS Provinsi Bali, BAZNAS Kabupaten/Kota, serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Provinsi Bali. Pelaksanaan sertifikasi menjadi bagian dari komitmen LSP BAZNAS dalam memperluas akses peningkatan kompetensi bagi SDM pengelola zakat di berbagai wilayah Indonesia.
 

Sertifikasi amil zakat merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa setiap amil memiliki kompetensi yang terukur sesuai standar yang berlaku. Melalui proses asesmen kompetensi, peserta diberikan kesempatan untuk membuktikan kemampuan, pengetahuan, keterampilan, serta sikap kerja dalam menjalankan tugas pengelolaan zakat secara profesional. Proses sertifikasi tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas kompetensi individu, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan lembaga zakat kepada muzaki dan mustahik. Dengan SDM yang kompeten, pengelolaan zakat diharapkan dapat berjalan semakin efektif, amanah, transparan, dan akuntabel.
 

Program Beasiswa Sertifikasi Amil Zakat di Bali menjadi wujud nyata upaya penguatan profesionalisme amil di lingkungan BAZNAS dan LAZ. Kehadiran amil yang tersertifikasi diharapkan mampu memperkuat tata kelola kelembagaan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana zakat. Lebih dari sekadar memperoleh sertifikat kompetensi, para peserta diharapkan mampu menerapkan kompetensi yang dimiliki dalam memberikan pelayanan terbaik, menjaga amanah pengelolaan dana umat, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat di Provinsi Bali.
 

LSP BAZNAS terus berkomitmen menghadirkan Program Beasiswa Sertifikasi Amil Zakat di berbagai provinsi sebagai bagian dari penguatan ekosistem SDM perzakatan nasional. Melalui sertifikasi berbasis kompetensi, semakin banyak amil di Indonesia diharapkan memiliki standar profesional yang mampu menjawab kebutuhan pengelolaan zakat di masa kini dan masa depan. Semoga seluruh amil yang telah mengikuti proses sertifikasi di Bali dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan menjadi bagian dari terwujudnya pengelolaan zakat yang profesional, terpercaya, serta berdampak bagi umat.

Berita Terkait