...

Perkuat SDM Internal, 64 Amil BAZNAS RI Ikuti Sertifikasi Kompetensi

Jakarta – (8/9/2026) Lembaga Sertifikasi Profesi Badan Amil Zakat Nasional (LSP BAZNAS) kembali menyelenggarakan Sertifikasi Amil Zakat Skema Kualifikasi 3 Bidang Pengelolaan Zakat bagi Amil BAZNAS RI Angkatan 1 yang berlangsung di BAZNAS Institute, Jakarta.

Sebanyak 65 amil BAZNAS RI mengikuti proses sertifikasi kompetensi sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola zakat. Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk memastikan kompetensi amil tidak hanya dibangun melalui pengalaman kerja, tetapi juga dapat dibuktikan melalui proses asesmen sesuai standar kompetensi yang berlaku.

Pengembangan amil kompeten menjadi kebutuhan penting dalam membangun pengelolaan zakat yang profesional. Karena itu, komitmen peningkatan kompetensi tidak hanya diarahkan kepada amil di BAZNAS daerah, LAZ, maupun lembaga pengelola zakat lainnya, tetapi juga dimulai dan diperkuat dari lingkungan BAZNAS RI.
 

Langkah ini menunjukkan bahwa standar kompetensi dan profesionalisme amil merupakan semangat bersama di seluruh tingkatan pengelolaan zakat. Dengan SDM yang memiliki kompetensi terukur, lembaga dapat semakin siap menjalankan amanah pengelolaan zakat secara profesional, akuntabel, dan bertanggung jawab.


Sertifikasi kompetensi amil zakat bukan sekadar proses untuk memperoleh sertifikat. Lebih dari itu, sertifikasi menjadi ruang untuk mengukur dan membuktikan kompetensi, memperkuat profesionalisme, serta memastikan kesiapan amil dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
 

Melalui proses asesmen, kompetensi amil dalam menjalankan pekerjaan dapat dinilai berdasarkan standar yang telah ditetapkan. Hal ini diharapkan mampu membangun budaya kerja yang semakin profesional sekaligus memperkuat kualitas tata kelola zakat.


Amil memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kepada muzaki dan mustahik serta memastikan amanah pengelolaan dana zakat dilaksanakan dengan baik. Karena itu, peningkatan kompetensi amil turut berkontribusi terhadap peningkatan kualitas layanan dan tata kelola lembaga zakat.
 

Semakin banyak amil yang kompeten dan profesional, semakin kuat pula fondasi pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, dan terpercaya. Pada akhirnya, kondisi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga zakat serta memperluas manfaat zakat bagi masyarakat.


LSP BAZNAS terus mendorong peningkatan kompetensi SDM pengelola zakat melalui penyelenggaraan sertifikasi kompetensi di berbagai wilayah dan tingkatan lembaga.

Pelaksanaan Sertifikasi Amil Zakat bagi Amil BAZNAS RI Angkatan 1 menjadi bagian dari ikhtiar tersebut. Penguatan kompetensi dari internal BAZNAS RI diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus penggerak dalam membangun ekosistem amil zakat yang kompeten, profesional, amanah, dan bertanggung jawab di Indonesia.

Karena amil kompeten bukan hanya kebutuhan lembaga, tetapi merupakan investasi untuk masa depan pengelolaan zakat Indonesia.

Berita Terkait